Fisika merupakan salah satu bidang pelajaran yang diajarkan di sekolah dari tingkat pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi. Di tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, fisika masuk dalam pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) dan terpadu dengan bidang biologi dan kimia.  Sedangkan di tingkat pendidikan menengah atas, fisika termasuk mata pelajaran yang berdiri sendiri. Kemudian pada pendidikan tinggi, fisika merupakan salah satu jurusan atau program studi di perguruan tinggi.

Jika ditinjau dari kehidupan sehari-hari kita sangat erat dengan fisika. Hampir setiap saat atau setiap waktu dalam aktivitas manusia tidak lepas dari bidang fisika. Hanya saja manusia tidak manyadari bahkan tidak memikirkan bahwa aktivitas yang banyak dilakukan banyak berkaitan dengan fisika. Contoh kecil adalah ketika kita berjalan, sebetulnya menerapkan pedoman fisika yaitu tentang gerak dan gaya. Ketika kita menggeser benda di rumah, itu juga fisika yaitu tentang usaha dan perpindahan.

Mengapa banyak yang tidak menyadari atau bahkan memikirkan bahwa banyak aktivitas manusia merupakan penerapan dari ilmu fisika? Jawaban yang paling klasik mungkin karena itu semua sudah takdir semestinya yang tidak perlu dipikirkan apalagi di sampai di analisa.

Kemudian jika dicermati lagi, fisika di sekolah merupakan salah satu mata pelajaran yang dianggap susah sehingga banyak siswa yang merasa tidak menjadikan fisika sebagai pelajaran yang favorit atau menyenangkan. Siswa banyak menganggap bahwa fisika itu termasuk pelajaran yang membuat pusing karena banyak rumusnya dan tidak dapat menghitung atau menyelesaikannya dengan baik. Bahkan banyak dijumpai ketika siswa diberi tugas untuk mengerjakan soal fisika sama sekali tidak dikerjakan karena tidak apa yang “diketahui”, “ditanya”, apalagi “dijawab”, alias gagal paham.

Dari uraian di atas, menarik sekali untuk dikupas penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya.

PENYEBAB SISWA TIDAK SUKA FISIKA

  • Banyak rumus dan tidak menguasai ilmu hitung (matematika atau numerasi)

Faktor ini paling banyak ditemukan ketika disurvei, bahwa rata-rata siswa mengatakan bahwa fisika susah karena banyak rumus dan tidak mampu untuk menghitung karena juga tidak senang dengan ilmu matematika dasar yang digunakan untuk menghitung. Bagaimana mau menyelesaikan rumus fisika, sedangkan operasi bilang dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian saja masih blepotan. Hal tersebut fakta yang nyata. Hampir semua guru fisika yang admin temui mengatakan bahwa kemampuan siswa dalam ilmu hitung (istilah sekarang numerasi yahhh) masih sangat rendah. Siswa SMP masih banyak yang tidak hafal diluar kepala perkalian dasar dari 1 x 1 sampai dengan 10 x 10. Ironis sekali kan? mestinya perkalian seperti itu sudah hafal di luar kepala sejak SD kelas 2 atau 3. Akhirnya muncul pertanyaan : lha selama di SD apa yang terjadi? Mengapa sampai lulus SD kok sampai tidak menguasai ilmu hitung dasar. Tetapi anehnya kalau disuruh menghitung uang kok ya lancar di luar kepala yah…heeee.

  • Gagal paham tentang konsep dasar dan analisa bidang fisika

Selain rumus, fisika juga banyak menyajikan konsep-konsep atau kerangka berpikir dan analisa. Dan faktor tersebut juga dianggap susah oleh sebagian besar siswa. Mungkin hanya siswa yang mempunyai daya analisa tinggi yang merasa tidak masalah. Siswa yang mau berusaha keras untuk memahami juga sebetulnya dapat mengikutinya dengan baik dan akhirnya paham. Jadi memang butuh siswa yang rajin dan kuat agar dapat memahaminya. Sedangkan faktanya??? masih banyak siswa yang sekolah hanya sekedar berangkat dan dapat uang jajan, sementara di sekolah banyak santai, tidak berusaha sungguh untuk belajar dan mencoba mengikuti pembelajaran dengan baik.

  • Guru yang killer dan tidak menyenangkan

Ga bisa dipungkiri, sebagian guru fisika katanya galak galak. kenapa? karna kalo ga galak maka anak anaknya pada ngobrol aja nanti ga fokus. Kemudian cara menyampaikan materi pelajaran tidak menyenangkan dan monoton, juga menjadikan siswa tidak suka. Siswa merasa tertekan, tidak santai, selalu tegang.

  • Buku penunjang tidak memadai

Faktor buku penunjang sebagai bahan literasi dan referensi yang kurang memadai juga menyebabkan siswa kurang termotivasi untuk lebih menyukai fisika. Kemudian beberapa buku paket sekolah sekarang kebanyakan isinya singkat singkat, tapi soal latihannya segudang. Akhirnya siswa malah tambah bingung.

  • Kurangnya sarana praktek

Materi pelajaran yang disampaikan hanya secara teori, jarang bahkan tidak pernah dipraktekkan juga menyebabkan siswa menjadi bosan. Hal itu juga tidak terlepas dari sarana seperti ruangan praktek khusus fisika dan seperangkat alatnya di sekolah tidak memadai atau bahkan masih banyak sekolah yang belum memiliki sarana tersebut.

  • Kurangnya waktu untuk belajar dan terlalu sibuk untuk bermain 

Faktor inilah yang menurut admin paling besar mempengaruhi motivasi siswa untuk belajar. Sisa waktu yang ada setelah pulang sekolah hampir banyak digunakan untuk hal-hal yang bersifat bermain main saja, seperti main game atau berselancar di media sosial.

 

Sumber : https://fisikasyik.com/index.php/2022/08/27/inilah-penyebab-siswa-tidak-suka-pelajaran-fisika/

Inilah Penyebab Siswa Tidak Suka Pelajaran Fisika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *