Artikel Pendidikan Dalam Pandemi

Pendidikan Dalam Pandemi

(Artikel ditulis oleh : Sapto Wijaya, S.Pd, Guru SMPN 4 Bantarbolang)

Pendidikan merupakan pilar suatu bangsa. Semakin baik pendidikan maka semakin maju pula suatu bangsa. Pendidikan merupakan hak semua warga terlebih lagi bagi usia anak-anak. Pendidikan dalam prosesnya juga melibatkan pendidik dan peserta didik guna mencapai suatu tujuan tertentu.

Kegiatan pendidikan di Indonesia telah diatur dalam undang-undang, bahwa setiap warganya berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Pendidikan yang layak dapat dilihat dari setiap prosesnya, yaitu adanya interaksi yang nyata antara pendidik dan peserta didik. Saat ini, dunia pendidikan sedang mengalami titik yang berat. Covid-19 yang sedang melanda dunia dan telah menjadi pandemi.

Pandemi menurut KBBI dimaknai sebagai wabah yang berjangkit serempak dimana-mana meliputi daerah geografi yang luas. Hal ini tentunya sangat berpengaruh pada dunia pendidikan. Dimana pada saat sekarang ini, terdapat banyak batasan pada kegiatan belajar. Salah satu masalah yang dihadapi adalah pembatasan pembelajaran tatap muka, yang saat ini proses pembelajaran dilakukan secara online.

Perubahan kegiatan ini sudah pasti akan berpengaruh pada ketercapaian dalam tujuan pendidikan. Pembelajaran daring atau online merupakan kegiatan belajar yang memanfaatkan jaringan internet. Hal ini menjadi tantangan yang besar bagi pendidik karena dalam kondisi seperti ini guru pun dituntut untuk bisa mengelolah, mendesain media pembelajaran (media online) sedemikian rupa guna untuk mencapai tujuan pembelajaran dan untuk mencegah atau mengantisipasi kebosanan siswa dalam pembelajaran model daring tersebut.

Masalah utama yang dialami siswa adalah jaringan yang tidak memadai. Hal ini merupakan tantangan besar bagi siswa dan tak terkecuali bagi orang tua karena orang tualah yang dituntut untuk mendampingi siswa dalam proses belajar online tersebut, realita yang ada juga tidak sedikit orang tua yang tidak paham mengenai penggunaan teknologi, jelas hal ini akan menghambat keaktifan siswa atau anak dalam proses belajar daring ini.

Tentunya untuk ketercapaian tujuan pendidikan, perlua adanya kerjasama yang baik antara pendidik dan peserta didik dibalik masalah dan keterbatasan yang dihadapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top